8 Tahap Penting Perkembangan Otak Anak Batita (Usia 1-3 Tahun)


Secara umum, setiap anak menghadapi tiga tahap perkembangan otak, yaitu otak primitif (action brain) yang mengatur fisik untuk bertahan hidup, mengelola gerak refleks, motorik, memantau fungsi tubuh, dan memproses informasi dari pengindraan. Lalu otak limbik (feeling brain) yang memproses emosi serta penghubung otak pikir dan otak primitif. Sedangkan otak pikir/neokorteks (thought brain), menerima masukan dari otak primitif dan otak limbik.

Tiga tahun pertama kehidupan merupakan periode tercepat mereka mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Hingga usia 3 tahun, otak anak akan berkembang secara pesat dan memproduksi milyaran sel otak dan koneksi antar sel-sel otak melalui sinapsis otak. Untuk membantu memaksimalkan perkembangan otak anak, Anda sebagai orang tua perlu memahami 3 aspek lain yang mempengaruhi tumbuh kembangnya ini: kognitif, sosial, dan emosional.

1. Usia 1-2 Tahun
Tahap perkembangan fisik: pada tahap ini, anak sudah mampu merangkak dengan baik, berdiri sambil berpegangan pada furniture lalu duduk lagi dengan usaha sendiri, duduk sendiri di kursi yang sesuai dengan ukuran mereka, menyuapi diri sendiri meski masih berantakan, menyusun balok-balok, serta suka memindahkan barang,

Tahap perkembangan kognitif: anak bermain ‘cilukba’ atau permainan yang mencari benda-benda yang tersembunyi, senang melihat buku-buku bergambar, mulai mengerti fungsi dari alat-alat di rumah, serta mengerti bentuk-bentuk yang sederhana.

Tahapan perkembangan bahasa/komunikasi: anak mampu mengikuti instruksi yang sederhana, menyimak ketika orang berbicara kepadanya, serta mampu menunjukan bagian tubuh mereka ketika ditanya keberadaannya.

Tahap perkembangan sosial dan emosional: anak tidk lagi takut bertemu orang yang asing dan lebih terbuka untuk bertemu dengan orang baru, cenderung mandiri, dan tertarik dengan hal-hal baru. Anda perlu mengawasinya dari aktivitas yang berbahaya, seperti bereksplorasi di tempat-tempat baru atau memanjat perabotan di rumah.

2. Usia 2-3 Tahun
Tahap perkembangan fisik: anak lebih lincah berlari, mampu berjalan mundur, menaiki tangga tanpa bantuan, minum dari gelas, menyuapi diri sendiri, mencuci tangan, menyusun lebih banyak balok, membuka kancing dan resleting baju. Anda dapat melatih anak untuk potty training dan membantu melakukan pekerjaan rumah. Periksa perkembangan giginya dan bantu juga ia membiasakan diri merawat gigi.

Tahap perkembangan kognitif: anak mulai bisa diajak bekerja sama saat bermain dengan anak lain, bermain sendiri, mengidentifikasi atau memberitahu bagian tubuhnya yang sakit, dan berhitung meski masih salah. Mengajaknya bermain bola mampu menstimulasi dan melatih koordinasi mata dengan kaki dan tangannya, serta sistem motorik halus dan kasarnya (hyperlink to toddler motoric).

Tahap perkembangan bahasa/komunikasi: anak mulai mengerti bahwa bahasa merupakan hal penting untuk mengkomunikasikan apa yang mereka perlukan, menyebutkan kebanyakan nama mainan mereka, dan sering bertanya untuk belajar hal-hal di sekitar mereka. Jadi jangan aneh jika Anda sering mendengar pertanyaan ‘kenapa’ atau ‘mengapa’ dari mulutnya.

Tahap perkembangan sosial dan emosional: anak bersedia membantu dengan instruksi yang mudah, seperti menata atau membersihkan meja makan, mengerti ketika orang senang atau sedih pada mereka, serta mengalami kesulitan memilih antara 2 pilihan karena menginginkan keduanya. Beri pujian setiap kali ia berhasil melakukan sesuatu lalu ajari mengucap tolong, maaf, dan terima kasih.

Setiap anak memiliki tahap tubuh kembang yang berbeda-beda, jadi jangan khawatir jika Anda tidak menemukan kemampuan tersebut pada anak batita Anda. Tapi tetap tidak boleh menyepelekan tanda-tanda tak wajar, seperti ketika anak Anda tidak mencapai mayoritas dari kriteria yang ada dalam jangka waktu yang wajar pada tahap tertentu atau tiba-tiba berhenti membuat kemajuan yang konsisten selama beberapa minggu.

Anda dan pasangan perlu memberi bantuan berupa stimulan untuk merangsang perkembangan otak anak. Selain memberikan perhatian dan kasih sayang, pastikan pula anak Anda mendapat nutrisi yang cukup, lengkap dan penting untuk anak seusianya serta istirahat yang cukup. Informasi seputar nutrisi dan perkebangn otak batita dapat Anda peroleh lebih jauh dengan mengunjungi laman resmi Wyeth Nutrition, di wyethnutrition.co.id.

0 komentar:

Posting Komentar

Beri komentar kalian Gan, demi kemajuan "Aneka Kuliner".